EDUKASI KEBENCANAAN,
MENUJU MASYARAKAT TANGGUH BENCANA
PENULIS
DR. IR. HJ. SRI HARTATI, MP
DR. DRS. I GUSTI NGURAH SUWETHA, M.SI
Kebencanaan yang terjadi tentu akan menimbulkan dampak yang sangat luas, baik korban harta benda, atau material maupun psikis, serta menimbulkan korban yang tidak sedikit, bahkan korban jiwa sekalipun di pihak warga masyarakat, dimana bencana itu terjadi. Bencana juga menimbulkan penderitaan yang teramat panjang, serta terganngunya kesejahteraan dan kenyamanan warga masyarakat.
Mengingat sangat
seringnya terjadi bencana,
mulai dari gempa bumi,
erupsi gunung berapi,
tsunami, banjir, banjir bandang, tanah
longsor, kebakaran, belum
lagi bencana sosial yang
diakibatkan oleh ulah
manusia, pemerintah dan
pemerintah daerah
berkewajiban untuk memberikan
pemahaman tentang
kebencanaan, sehingga ketika
terjadi kebencanaan warga masyarakat tidak
panik melalui; ”edukasi
kebencanaan”. Oleh karena dengan
edukasi kebencanaan itu
warga masyarakat akan mendapat
pengetahuan atau pemahaman
bagaimana kiat-kiat
menghadapi keadaan jika
terjadi kebencanaan, sehingga
warga tidak panik, jika
bencana itu terjadi,
paling tidak mampu menyelamatkan dirinya
sendiri dulu kemudian
baru menyelamatkan orang lain.
Berdasarkan persepektif Ilmu
Pemerintahan, pemerintah dan pemerintah
daerah harus hadir
untuk mengedukasi secara kontinu kepada
warga masyarakat di
bidang kebencanaan, guna menyelamatkan warga
masyarakat sejak dini,
sebelum bencana itu terjadi,
dengan melibatkan semua
komponen untuk berkolaborasi
memberikan upaya-upaya penyelamatan,
sebelum, sesudah dan pasca bencana.
